Budaya Di Jepang Yang Terkenal Hingga Sekarang

Bagi seluruh dunia termasuk Indonesia, Negara Jepang memiliki daya tarik tersendiri yang berbeda dari negara lainnya yaitu kebudayaannya yang beragam. Meskipun budaya di Jepang diketahui sebagai budaya yang unik dan menarik, namun tidak banyak orang yang tahu tentang sejarah dibalik budaya tersebut.

Inilah 8 Budaya Jepang Yang Terkenal

Dalam pembahasan kali ini, kami akan memberikan informasi mengenai budaya-budaya di Jepang yang masih terkenal hingga saat ini. Simak ulasan selengkapnya di bawah ini:

  1. Seniman Penghibur Tradisional Jepang – Geisha

Salah satu budaya di Jepang yang cukup terkenal yaitu Geisha atau wanita seni penghibur tradisional. Bila Anda seorang yang awam dan belum mengenal tentang Geisha, mungkin Anda akan menganggap geisha adalah “sosok misterius” yang menggunakan pakaian dan dandanan khas.

Geisha dalam bahasa Jepang memiliki arti “orang seni” atau seorang yang memiliki keterampilan seperti menyanyi, bermain musik, menari, atau melakukan upacara minum teh. Sehingga dapat dikatakan bahwa Geisha merupakan pelaku seni penghibur tradisional di Jepang.

  1. Festival Jepang – Matsuri

Saat memasuki musim panas atau summer biasanya akan diadakan festival budaya di Jepang. Festival di Jepang disebut juga Matsuri yang berhubungan dengan festival kuil seperti kuil Shinto dan kuil Buddha. Matsuri berasal dari kata matsuru yang artinya memuja atau menyembah sehingga dalam festival kuil, masyarakat Jepang datang untuk berdoa dan bersembahyang.

  1. Upacara Minum Teh – Sadou

Kebudayaan Jepang yang terkenal selanjutnya adalah upacara minum teh atau Sadou. Sadou terdiri dari dua jenis yaitu Chaji dan Ochakai. Chaji adalah upacara minum teh yang bersifat sangat sakral dan formal, dimana waktu pelaksanaannya berlangsung hingga lebih dari 4 jam.

Sedangkan ochakai adalah upacara minum teh yang tidak terlalu formal, biasanya kegiatan ochakai dilakukan sebagai bentuk perayaan tertentu dengan mengundang teman atau kerabat.

  1. Pakaian Tradisional Jepang – Kimono

Seperti halnya Indonesia yang memiliki batik sebagai pakaian khas, Jepang juga memiliki pakaian tradisionalnya yang terkenal yaitu Kimono. Pada jaman dahulu, kimono hanya digunakan oleh kaum bangsawan saja di Jepang, namun seiring perkembangan jaman kimono semakin sering digunakan oleh masyarakat.

Terdapat berbagai jenis kimono di Jepang yang dipakai sesuai dengan kebutuhan atau penggunanya. Berikut ini jenis-jenis kimono yang perlu Anda ketahui:

  • Tomesode adalah kimono yang sangat formal, memiliki motif berwarna emas dan perak, dan hanya boleh digunakan oleh wanita yang telah menikah. Biasanya digunakan saat menghadiri acara resmi seperti pernikahan.
  • Iromuji merupakan kimono yang hanya memiliki satu warna tanpa pola. Kimono jenis ini dapat digunakan oleh wanita lajang maupun yang telah menikah.
  • Mofuku adalah kimono yang khusus digunakan saat upacara berkabung. Mofuku berwarna serba hitam yang digunakan baik oleh wanita maupun pria.
  • Susohiki atau hikizuri merupakan kimono khusus yang digunakan oleh Geisha. Kimono ini berbeda dari kimono biasa karena cenderung lebih panjang hingga dapat menyapu lantai.
  • Furisode adalah kimono formal yang digunakan oleh wanita lajang untuk menghadiri acara formal seperti upacara minum teh, upacara kedewasaan, atau acara pernikahan.
  • Komon adalah kimono yang digunakan saat acara kasual atau tidak formal sebab kimono jenis ini terbuat dari sutra dan memiliki motif di seluruh bagian kimono.
  1. Layang-Layang Jepang – Tako

Selain festival kuil, di Jepang sangat terkenal dengan festival laying-layang atau Tako. Masyarakat Jepang biasanya akan bermain layang-layang saat tahun baru atau saat festival budaya berlangsung. Layang-layang di Jepang pun berbeda karena menggunakan kertas washi, dan pemerintah juga memberikan subsidi kepada para seniman yang membuat layang-layang.

  1. Festival Bunga Mekar (Flower Viewing) – Hanami

Hanami atau festival yang diselenggarakan untuk menyambut bermekarnya bunga-bunga khususnya bunga sakura. Budaya ini sudah ada di Jepang selama ribuan tahun, dan biasanya masyarakat Jepang akan melakukan piknik bersama keluarga sembari membawa bekal makan siang.

  1. Kembang Api – Hanabi

Hanabi atau kembang api adalah salah satu budaya terkenal di Jepang yang sangat disukai sejak jaman dahulu. Hanabi dilakukan untuk menyambut musim panas di Jepang yang menggunakan kembang api dalam jumlah banyak sehingga menarik perhatian banyak orang.

  1. Seni Melipat Kertas – Origami

Anda mungkin cukup familiar dengan budaya Jepang yang satu ini yaitu Origami atau seni melipat kertas. Origami sendiri berasal dari kata “ori” yang artinya lipat, dan “gami” yang berarti kertas, namun origami juga digunakan untuk melipat kain karena pada zaman dahulu kertas sulit didapatkan.

Demikianlah 8 budaya khas Jepang yang sampai saat ini masih sangat populer hingga ke seluruh penjuru dunia. Bila Anda berkunjung ke Jepang, jangan lupa untuk melihat dan mencoba budaya Jepang secara langsung. Dapatkan informasi menarik dan terbaru lainnya hanya di situs kami.